6.12.12

Sang Penari.


Sang penari mengitari bumi.
Tariannya tak usai hingga Tuhan menghendaki.
Pernah mencintai dan terpuruk pula dalam luka hati.
Mengayunkan kaki dan tangannya kesana kemari.

Kakinya yang lemah menjejak tanah.
Kadang terangkat tinggi melompat ke sana dan ke sini.
Tak peduli nyeri di kaki.
Ia suka menari. Sendiri.

Tariannya tanpa musik.
Gerakannya berisik. Seperti burung nakal di atas pucuk pohon Persik.
Tuhan hanya bergidik, bahkan Ia tak berani mengusik.

Gerakannya tak karuan.
Campuran sepi dan tawa dalam sunyi.
Senyum dan bahagia diatas kebohongan.
Ilusi ciptaan ilahi.

Tatapan magis yang mengiris.
Ada sebulir air mata di ujung mata.
Tapi tak juga terjatuh untuk menangis.
Sang penari, bunuh diri dalam ego yang sebesar dunia.


2012

No comments:

Post a Comment